Iman dan Percaya Pada Tuhan Dalam Segala Hal

Iman dan Percaya Pada Tuhan Dalam Segala Hal

Dalam hal apa kita kurang beriman? Mungkin ada area dalam hidup yang tidak mau kita percayakan pada Tuhan? Ingat lagi kalau Dia Tuhan, Dia yang pegang kendali.

Seorang penulis 

Our faith and trust must be like the disciples’, leaving everything in God’s hands.

Brian Steenhoek

Iman dan percaya kita semestinya seperti para murid, menyerahkan semuanya pada tangan Tuhan. Bersandar pada anugerah-Nya.

Lalu bagaimana bisa berserah seperti ini? Baca kebenaran Firman-Nya, sadari keterbatasan dan keberdosaan kita, lalu akui kebutuhan kita akan pertolongan-Nya. Tanpa topangan anugerah-Nya, kita akan sulit berserah. Semakin merasa sanggup dan mampu, kita akan mencoba segala cara dengan berfokus pada diri sendiri.

Percaya pada Tuhan bukan berarti kita tidak melakukan sesuatu. Malah sebaliknya kita mencoba semua yang kita bisa dengan hati dan pandangan yang tertuju pada Kristus yang memampukan. Dalam anugerah Tuhan Yesus, parents bisa berserah sekaligus berjuang. Pantang menyerah sekaligus berserah penuh di waktu yang sama.

Hebat kan kekuatan anugerah-Nya?

Di dalam Yesus, kita juga pahlawan iman lho!

Untuk mengenyahkan ketakutan, kita perlu memeluk iman. Sebab iman bertentangan dengan ketakutan.

Selamat beriman dan percaya pada Tuhan dalam segala hal, parents.