Kemerdekaan Itu Kesempatan Melayani

Kemerdekaan Itu Kesempatan Melayani

Parents sudah bebas dari dosa. Merdeka untuk hidup benar dalam anugerah Tuhan. Lalu perlu melakukan apa untuk mengisi kemerdekaan dalam Kristus?

Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.

Galatia 5:13

Seringkali keinginan daging berpadu dengan godaan dari si jahat membuat parents kompromi dengan dosa. Merasa sudah merdeka karena penebusan Yesus Kristus, parents menyimpang dari Injil, menganggap berbuat dosa sesekali saja tidak masalah. Toh sudah dosa sudah diampuni dan dihapus di kayu salib.

Duh! Ini bukan sekadar menyepelekan karya Kalvari, tapi juga menggunakan kemerdekaan sebagai kesempatan hidup dalam dosa. Padahal semestinya kemerdekaan itu kesempatan untuk melayani sesama dengan kasih Kristus yang sudah membebaskan.

Setelah memahami anugerah terbesar dari Tuhan melalui kematian dan kebangkitan Yesus, parents akan semakin terdorong oleh semangat untuk melayani sesama.

Melayani anggota keluarga dengan kerendahan hati seperti teladan Yesus untuk membawa anak-anak semakin mengenal Dia.

Membuat kehidupan orang lain jadi lebih mudah lewat pekerjaan yang parents lakukan agar mereka melihat perbuatan yang baik dan memuliakan Bapa di sorga.

Melibatkan diri dalam misi Allah lewat gereja sesuai talenta dan panggilan untuk menjangkau yang belum mengenal-Nya.

Memberi kontribusi di masyarakat dengan tujuan mengarahkan orang pada kasih surgawi. 

Semua ini untuk menyenangkan hati-Nya dan memuliakan nama Dia yang telah memerdekakan parents dari masalah terbesar manusia, yaitu dosa dan dari ketakutan terbesar manusia, yaitu maut.

Merdeka Melayani.

 

 

Simak juga kata bijak lain:

Kepastian Janji Tuhan

Tuhan Penyembuh dan Penyelamat

Tuhan Sang Ahli Pemulihan