Tuhan Memelihara

Tuhan Memelihara

Berapa banyak hal yang kita khawatirkan? Sesering apa kita cemas akan ini dan itu? Padahal ketakutan bisa melumpuhkan dan membutakan. Ini obatnya.

Rasul Petrus menulis obat kekhawatiran paling ampuh dalam suratnya,

Serahkanlah kepada Allah semua masalah yang membuat kalian kuatir, karena Dia peduli terhadap kalian

1 Petrus 5:7 TSI

Sebagai orang tua, tentu ada (terlalu) banyak hal yang perlu kita perhatikan. Keperluan jasmani dan kebutuhan rohani anak. Waktu bersama yang berkualitas dan sering. Mengarahkan mereka pada Tuhan Yesus sekaligus mendidik dengan nilai-nilai kebenaran Firman Tuhan. Melatih untuk bertanggung jawab, bersyukur, punya kemampuan komunikasi yang baik dan berbagai keterampilan hidup lainnya.

Parents jadi gampang khawatir karena nanti anak akan begini atau tidak begitu. Mungkin tidak sesuai dengan harapan orang tua. Apa mereka akan baik-baik saja? Apa perlu melindungi mereka dari dunia yang begitu jahat ini? Bagaimana kalau mereka terbawa arus godaan dan jauh dari Tuhan?

Menyerahkan semua kekhawatiran parents pada Tuhan yang peduli dan memelihara membuat kita bisa tenang.

Kita punya Bapa yang kekal. Kekuasaan-Nya tak terbatas. Kedaulatan-Nya tiada banding. Dia pencipta dan penjaga alam semesta.

Yesus Kristus memberi nyawa-Nya untuk menebus kita. Dia menjalani kehidupan sempurna yang tidak dapat kita capai, mengalami kematian kejam akibat dosa yang seharusnya kita tanggung sendiri. Kematian-Nya menyelesaikan masalah terbesar kita, dosa. Kebangkitan-Nya melenyapkan ketakutan terbesar kita, kematian.

Roh Kudus menjadi bagian tak terpisahkan dalam hidup orang percaya. Kita diberi kuasa menjadi anak-anak Allah untuk hidup dalam terang dan tuntunan Roh Kudus. Dia lebih dekat dari pakaian yang kita kenakan. Dia tidak pernah meninggalkan kita.

Bersama Allah Tritunggal, parents mungkin bisa khawatir, tapi segera mengingat kepada siapa semestinya semua kekhawatiran kita serahkan. Sebab Dia yang kita percaya bahwa Dia peduli dan memelihara keluarga kita. Termasuk menjaga kesehatan mental keluarga kita.

Kita tahu kasih Tuhan melebihi segalanya. Sehingga tidak perlu khawatir anak akan sukses dalam hal yang tidak berarti.