Tuhan Menghukum Pezina

Tuhan Menghukum Pezina

Ini kebenaran yang sering disembunyikan para pelaku perselingkuhan. Mereka merasa berzina tidak masalah asal tidak ketahuan. Semua orang melakukannya kan?

Apa yang wajar bukan berarti benar. Seringkali yang benar justru dianggap tidak wajar menurut dunia yang sudah rusak karena dosa.

Di tengah gempuran sinetron, film lokal, drama Korea, dan berita perselingkuhan, mari kita kembali pada kebenaran Firman Tuhan,

Hendaklah kita semua menghargai hubungan pernikahan kita masing-masing sebagai sesuatu yang kudus, dan hendaklah hubungan suami-istri dijaga supaya tetap murni. Karena Allah akan menghukum setiap orang yang berbuat cabul atau zina.

Ibrani 13:4 TSI

Tuhan menghukum pezina. Itu kebenaran.

Tapi kita bukan menjauh dari zina karena takut hukuman, tapi karena menyadai anugerah Kristus yang telah menebus dosa, sehingga dengan penuh ucapan syukur kita menunjukkan kasih dan anugerah pada pasangan dengan cara tetap setia. 

Kesetiaan itu barang langka. Jika kita setia, orang bisa melihat Tuhan Yesus yang setia itu hidup di dalam kita. Dia tetap setia bahkan ketika kita tidak setia.

Walaupun perselingkuhan sudah dianggap biasa, tidak masalah, bahkan perlu untuk suatu relasi, tapi itu tipu daya si jahat. Jangan dengarkan dia. Cara pandang dunia bukan sesuatu yang perlu kita ikuti. Ingat untuk menghargai pernikahan yang sudah dipersatukan Tuhan. Kembali pada Firman Tuhan. Itu kebenaran sejati.

Identitas kita adalah anak-anak Tuhan yang telah ditebus dengan darah Kristus yang tak ternilai harganya. Kesetiaan Tuhan pada kita akan memampukan kita setia pada pasangan.

Semangat menjaga pernikahan dalam kasih dan anugerah Tuhan Yesus!