Tuhan Yesus Ada Dalam Rasa Sakitmu

Tuhan Yesus Ada Dalam Rasa Sakitmu

Ketika kehidupan begitu sulit untuk dimengerti. Saat penderitaan datang seperti kunjungan tak terduga dari tamu tak diundang. Di mana Tuhan Yesus?

Paul David Tripp, dalam bukunya, Suffering, menceritakan tentang Injil yang menjadi harapan ketika kehidupan sulit untuk dimengerti. Salah satu bagian yang menarik,

Tuhan Yesus ada di sana bersamamu dalam rasa sakitmu. Dialah yang menghibur sekaligus menghasilkan hal-hal indah dalammu dan melaluimu, dari apa yang tidak kamu undang dan yang tidak kamu inginkan dalam hidupmu, serta dari apa yang tampaknya sama sekali tidak baik.

 Tuhan Yesus tidak pernah meninggalkan kita dalam penderitaan seorang diri. Dia ada bersama kita. Tidak sekali-kali meninggalkan kita. Dia Imanuel. Tuhan beserta kita.

Hidup mungkin sedang berubah. Jika baik-baik saja, pasti akan memburuk. Ini kenyataan yang tidak perlu ditepis. Tinggal tunggu waktu saja sebelum tamu bernama kesulitan, penderitaan, kehilangan atau kematian menjenguk hidup kita. Ini memang konsekuensi logis dari dosa. Kita tinggal di dunia yang sudah rusak karena dosa. Tidak ada upaya apapun yang bisa kita lakukan untuk menghindari tamu tak diundang ini masuk dalam hidup kita.

Yang perlu kita lakukan adalah berlari ke tempat di mana selalu bisa menemukan hikmat, harapan dan ketenangan hati. Mari berlari pada Injil Yesus Kristus. 

Kita punya alasan ini untuk tidak takut dan gentar. Kita juga tahu kalau Tuhan menggunakan kesulitan untuk ini. Kebenaran yang satu ini bisa menguatkan hati kita.

Juruselamat yang telah menebus dan sekarang menyertai kita memakai penderitaan dan kesulitan sebagai alat untuk menghasilkan semua hal yang baik, yang tidak dapat dihasilkan dengan cara lain.