Waktu Aku Takut, Aku Percaya Kepada-Mu

Waktu Aku Takut, Aku Percaya Kepada-Mu

Apa yang kita lakukan saat takut? Memberanikan diri atau berlari? Jika berlari, ke mana kita berlari saat ketakutan menyerbu?

Saat Daud takut karena ditangkap orang Filistin, musuhnya, di Gat, dia malah tetap memercayai Tuhan dalam kesusahannya.

Waktu aku takut, aku ini percaya kepada-Mu; kepada Allah, yang firman-Nya kupuji, kepada Allah aku percaya, aku tidak takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?

Mazmur 56:4-5

Kita semua punya ketakutan masing-masing. Apapun bentuknya, respon kita bisa berbeda di saat yang tidak sama.

Sebagian dari parents mungkin merasa kecil, menciut atau bahkan lumpuh di hadapan ketakutan. Beberapa mencoba memberanikan diri dengan mengandalkan diri sendiri atau menyangkal kenyataan. Sisanya tunduk dan berdoa karena percaya pada Tuhan.

Jika penyakit atau penderitaan menjadi ketakutan kita, Tuhan Yesus ada dalam rasa sakit. Dia tidak pernah meninggalkan kita sendirian.

Bila kita mampu menghadapi ketakutan, bisa jadi karena kita sudah memahami kebenaran ini, yaitu alasan untuk tidak takut dan gentar.

Saat menghadapi ketakutan, ingat kebenaran Firman Tuhan, percaya saja kepada Tuhan Yesus, parents.