Waspada Injil Palsu

Waspada Injil Palsu

Beriman dapat pasti dapat. Tolak bala dan sakit dalam nama Yesus. Tuhan mau kita kaya. Miskin itu dosa. Memberi perpuluhan dan persembahan untuk memiutangi Tuhan. Penderitaan tidak akan menyentuh orang yang rajin berdoa. Masih banyak lagi rangkaian dusta seperti ini. Parents pernah mendengarnya?

Pepatah Populer vs Kebenaran Firman Tuhan

Ternyata semua ini sudah pernah terjadi dahulu, terulang kembali sekarang. Injil yang palsu bertebaran di mana-mana. Rasul Paulus menuliskan ini pada jemaat di Galatia:

Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain,

yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus. 

Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.

Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.

Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus.

Galatia 1:6-10

Parents tentu mengetahui Injil yang benar. Kisah kasih Allah pada manusia lewat kehidupan, kematian dan kebangkitan Kristus.

 

Kejanggalan dan Kebohongan

Anehnya, begitu mudah untuk berpaling dari Injil yang benar. Itulah sebabnya Martin Luther pernah berkata, "Kita membutuhkan Injil setiap hari, karena setiap hari kita melupakan Injil."

Kebohongan dari si pendusta seringkali hadir dalam bentuk yang begitu mirip dengan kebenaran sejati. Misalnya, orang berdosa diselamatkan karena menyerahkan hatinya pada Tuhan. Apa ini benar?

Salah! Orang berdosa tidak diselamatkan karena memberi sesuatu. Kita diselamatkan karena pemberian Tuhan berupa anugerah pengorbanan Yesus Kristus.

 

Mari terus memelajari dan terpesona oleh Injil Yesus Kristus yang benar dan menyelamatkan. Anugerah yang bukan hanya menyelamatkan, tapi juga memampukan parents sekeluarga untuk hidup bagi Dia yang telah mati dan bangkit.

 

 

Simak kata bijak lain yang menginspirasi:

Arah Kisah di Tangan Allah

Melihat Penderitaan Sebagai Anugerah

Yesus Kristus Lebih Utama Dari Segala Sesuatu