Yesus Peduli dan Sayang Kamu

Yesus Peduli dan Sayang Kamu

Ayat ini menunjukkan betapa Yesus peduli dan sayang pada kita. Dia melakukan ini karena kondisi Lazarus, maka kita bisa yakin dia terlalu mengasihi kita.

Maka menangislah Yesus

Yohanes 11:35

Mereka sekeluarga dekat dengan Yesus. Dua perempuan dan satu laki-laki ini memang sahabat-Nya. Ketika saudara laki-laki mereka sakit, mereka mengirim pesan agar Yesus datang. Namun sepertinya Dia menunda kedatangan-Nya dengan sengaja tinggal dua hari. Bahkan mengajak ke Yudea. Bukan hanya memperlama, namun seakan menghindar untuk tidak mengunjungi kawan yang kesakitan. Dia peduli nggak sih?

Seakan mampu membaca respon murid-murid yang senewen, Dia mengajak mereka untuk pergi ke kampung ketiga sahabatnya itu berada. Yesus meyakinkan mereka bahwa Lazarus tidur, Dia datang untuk membangunkannya. Seperti biasa dalam pengalaman Yesus dengan murid-murid, salah paham kembali merebak. Mereka pikir kalau Lazarus tidur, ya berarti akan sembuh. Mereka gagal paham, persis seperti kita yang sering salah mengerti maksud dan rencana-Nya.

Yesus mengatakan sesuatu yang mungkin bisa dianggap sarkas dan kejam. Kenyataan sekaligus ucapan syukur dan pelajaran untuk percaya. Dalam kebingungan, mereka berjalan ke kampung tujuan. Marta mendengar kabar kalau Yesus datang, bergegas ke arah-Nya dan mengatakan harapan dan permohonan agar Dia melakukan sesuatu. Yesus menjawab dengan singkat dan melegakan. Tapi seperti murid-murid, Marta juga tidak bisa memahami maksud perkataan Yesus. Mirip kita lagi ya?

Keluarlah perkataan Yesus tentang siapa diri-Nya, kebangkitan dan hidup. Hati-Nya terkoyak melihat Maria dan teman-teman sekampungnya menangisi Lazarus. Maka menangislah Yesus. Belas kasihan dan kepedulian-Nya terlihat jelas di mata semua orang yang menyaksikan. Mereka sadar betapa Dia mengasihi sahabat-Nya. Seperti juga Yesus peduli dan sayang kamu. Dia mau mati di kayu salib untuk menyelesaikan masalah terbesar kita, dosa, dan bangkit dari kubur kosong untuk menaklukkan ketakutan terbesar kita, kematian. Semua ini Yesus lakukan saat kita masih berdosa. Dia sangat peduli dan terlalu sayang kamu.

Kita ingat kisah selanjutnya, Yesus membangkitkan Lazarus agar semua orang percaya bahwa Bapa yang mengutus Dia. Kalau kita percaya pada Yesus, kita menikmati kasih-Nya dan rindu orang lain juga bisa merasakan kasih Kristus melalui kita, agar nama-Nya makin dikenal dan dimuliakan banyak orang. Mau?

Parents bisa mulai dengan tidak menyembunyikan sakit hati. Yakin dan percaya Tuhan memelihara. Sambil bersyukur atas kasih Tuhan yang melebihi segalanya.