Memahami Bagaimana Pemimpin Hebat Memeluk Perubahan Bersama John C Maxwell

Memahami Bagaimana Pemimpin Hebat Memeluk Perubahan Bersama John C Maxwell

Orang tua mana yang tidak mau anaknya menjadi pemimpin? Sekadar menjadi pengikut tentu bukan tujuan orang tua membesarkan anak.

 

Sebab semua orang tua sangat memahami kalau hanya seorang pemimpin hebat yang cinta Tuhan yang mampu memulai perubahan. Bukan suatu transformasi besar, tapi paling tidak pembaruan dalam diri yang bersumber dari kebergantungan pada Tuhan. Ini akan menuntun anak untuk memimpin diri ke arah yang tepat di jalan yang benar.

 

Apa parents sudah cukup baik memimpin anak untuk berserah pada Tuhan dan memeluk perubahan?

 

Sosok ini seorang pemimpin yang membangkitkan banyak pemimpin. Dia sangat terkenal karena Tuhan memakainya di bidang leadership. Parents pasti pernah mendengar atau membaca bukunya.

 

John Calvin Maxwell, penulis, pembicara dan pendeta yang telah menulit banyak buku, secara khusus berfokus pada kepemimpinan. Setiap toko buku pasti menjual bukunya. Telah menjual jutaan buku dan banyak di antaranya yang masuk dalam daftar New York Times Best Seller. Misalnya The 21 Irrefutable Laws of Leadership dan The 21 Indispensable Qualities of a Leader.

 

John Maxwell lahir 72 tahun lalu di Garden City, Michigan, Amerika Serikat. Bersama istrinya, Margaret Maxwell, mereka mengasuh dua anak, Joel Porter Maxwell dan Sarah Elizabeth Miller.

 

Kali ini Gerard Adams, seorang pemimpin muda yang dikenal sebagai The Millenial Mentor, pengagas gerakan Leaders Create Leaders mewawancarai John Maxwell untuk mengungkap kisah yang jarang disampaikan.

 

Simak kisah John Calvin Maxwell:

 

Sangat banyak inspirasi dari Tuhan lewat video ini bukan?

 

You have the potential to transform your world.

John selalu punya tujuan ketika dia menulis buku. Dia mau menambahkan nilai pada para pemimpin. Itu yang Tuhan letakkan di hatinya. Untuk memberi nilai tambah bagi para pemimpin.

 

Yesus berkata,

 

"Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa 

memerintah rakyatnya dengan tangan besi 

dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya 

dengan keras atas mereka.  

Tidaklah demikian di antara kamu. 

Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, 

hendaklah ia menjadi pelayanmu, 

dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, 

hendaklah ia menjadi hambamu; 

sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, 

melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya 

menjadi tebusan bagi banyak orang."

Matius 20:25-28

 

Siap memimpin anak mencapai potensi terbaik yang Tuhan sudah siapkan, parents


Selamat memeluk perubahan dan mengubah dunia parents dan anak dengan mengandalkan Sang Pemimpin Sejati di atas segala pemimpin.