Apa Yang Harus Saya Lakukan Saat Dipanggil ke Sekolah Karena Kesalahan Anak?

Apa Yang Harus Saya Lakukan Saat Dipanggil ke Sekolah Karena Kesalahan Anak?
  • Anak ketahuan membaca komik LINE Webtoons di kelas. Hpnya disita guru. Saya dipanggil ke sekolah. Apa yang harus saya lakukan? Ayah yang dipanggil ke sekolah.
  • Pdt Wahyu ‘wepe’ Pramudya menjawab, Saya harus mengatakan bahwa komik Webtoons memang sangat menarik. Ini salah satu cara baru menikmati komik di era gawai (gadget) ini. Sekali ke webtoons susah rasanya untuk berhenti.
  • Wah Bapak tau juga ternyata...
  • Namun, ada dua masalah utama selain dipanggil ke sekolah. Pertama adalah apakah anak-anak melakukan konsumsi komik yang sesuai dengan usia mereka? Tentu ada beberapa komik yang tak tepat untuk usia tertentu. Ini hal yang harus dipercakapkan dengan anak-anak.
  • Nah itu dia, Pak. Jadi saya perlu menanyakan ke anak, apa yang mereka baca ya, Pak? Mungkin saya juga perlu membacanya? Supaya tau dengan jelas, tidak hanya dari cerita anak.
  • Tepat sekali, Pak. Memeriksa ulang itu penting. Lakukan dengan mulus dan tulus. Misalnya dengan mengajak membaca bersama di rumah.
  • Mulus dan tulus agar mereka tidak merasa diawasi. Baiklah. Lalu apa yang kedua, Pak?
  • Kedua, membaca webtoons di kelas selama proses pendidikan berlangsung jelas bukan sebuah tindakan yang tepat. Tindakan ini menunjukkan ketidakmampuan mengendalikan diri dan menghormati guru di kelas. Untuk hal ini teguran yang lugas, keras namun berdasarkan kebenaran dan kasih perlu parents berikan kepada anak-anak.
  • Teguran lugas dan keras berdasarkan kebenaran dan kasih. Ini saran yang tepat. Dua hal yang perlu dibicarakan dengan anak ini kapan sebaiknya dilakukan, Pak? Sebelum atau sesudah menghadap ke sekolah?
  • Hal-hal di atas mesti parents bicarakan dengan anak-anak sebelum menghadap ke guru kelas yang memanggil. Parents bahkan dapat melakukan crosscheck data antara anak-anak dan guru di sekolah. Dengan data yang berasal dari anak dan guru, parents dapat bersikap dengan tepat dan bijak kepada anak-anak.
  • Benar-benar urusan yang tidak gampang ya, Pak?
  • Saya tahu bukan hal yang mudah bagi parents untuk menghadap guru terkait dengan pelanggaran yang dilakukan anak-anak. Namun, nasi telah menjadi bubur. Mengapa tidak sekalian memanfaatkan waktu ini untuk melakukan konseling atau konsultasi dengan guru menyangkut sikap anak-anak di kelas atau sekolah?
  • Iya. Daripada mangkel, senewen, marah, dan kesal, mending menghadapi dan memanfaatkan kesempatan ini. Apa yang sebaiknya kami lakukan setelah selesai dari pertemuan di sekolah, Pak?
  • Nah, setelah kembali dari pertemuan dengan guru dan mendapatkan kembali HP itu, buatlah perjanjian dengan anak-anak. Bahwa mereka tidak boleh lagi melakukan hal-hal yang tak diijinkan oleh sekolah dengan HP tersebut. Kalau perlu sitalah untuk sementara waktu HP tersebut sebagai salah satu bentuk hukuman kepada anak-anak, walaupun tentu harus dijelaskan alasan di balik hukuman ini.
  • Memberi alasan sebelum menyita HP-nya sebagai bentuk pembelajaran konsekuensi ya... Saya suka ini, Pak.
  • Selamat menikmati webtoons, eh maksud saya selamat berkomunikasi dengan anak-anak.
  • Terima kasih, Pak.