Bagaimana Cara Menghadapi Mertua Yang Sering Ikut Campur Urusan Menasihati Anak?

Bagaimana Cara Menghadapi Mertua Yang Sering Ikut Campur Urusan Menasihati Anak?
  • Mertua sering ikut campur urusan menasihati anak. Padahal anak kami sudah usia remaja. Sungkan juga untuk melarang mereka. Tapi nasihat mereka sering bertentangan dengan nilai-nilai yang sudah kami tanamkan. Bagaimana cara menghadapi mertua seperti ini? Menantu perempuan yang bingung.
  • Pdt Wahyu 'wepe' Pramudya menjawab, Memang tak pernah mudah untuk tinggal bersama dengan mertua dan bahkan orang tua sendiri. Tentu saja ada nilai-nilai yang berbeda, walaupun masih ada pertalian keluarga. Pada umumnya orang tua atau mertua parents akan memperlakukan anak-anak, alias cucu mereka, dengan lebih murah hati dan lebih lembut, tak jarang memanjakan.
  • Bukan hanya tak jarang sih, Pak. Tapi sangat sering memanjakan yang keliru.
  • Benar. Dalam beberapa kali percakapan, saya menjumpai orang tua atau mertua, cenderung memunyai rasa bersalah terkait dengan pendidikan terhadap anak-anak mereka. Penyesalan yang seringkali tak terungkap atau terucap, namun mewujud dalam tindakan “menebus” rasa bersalah itu dengan memperlakukan cucu dengan lebih murah hati dan lebih lembut.
  • Menebus rasa bersalah ya, Pak... Tapi kan caranya tidak tepat. Apa yang sebaiknya saya lakukan, Pak?
  • Nah, mungkin ada baiknya, jika kita tinggal bersama dengan orang tua atau mertua, parents dapat memohon dengan hormat pada mereka agar hal-hal yang terkait dengan pendidikan anak-anak menjadi otoritas parents. Sampaikan hal-hal yang menjadi aturan rumah tangga dalam pendidikan anak, dengan harapan orang tua atau mertua dapat memahami hal ini.
  • Memohon dengan hormat ya, Pak? Selain itu?
  • Seiring dengan perkembangan usia anak-anak, kita juga dapat menjelaskan bahwa Tuhan memberikan otoritas pada parents untuk mengajar dan mendidik anak-anak. Kakek-Nenek adalah anugerah kehidupan yang memperkaya kehidupan anak-anak. Namun tak menjadi pihak yang bertanggung jawab dalam pendidikan cucu mereka. Parents perlu mendidik anak-anak untuk menghormati kakek-nenek. Tapi aturan rumah tangga tetap menjadi wewenang parents.
  • Memberi pengertian dan menjelaskan batas ya, Pak... Lalu bagaimana dengan suami, Pak? Mertua kan orang tua kandung dari suami.
  • Hal lain yang tak kalah penting adalah kesatuan hati antara suami istri dalam menghadapi pihak mertua. Bagi yang berada dalam posisi sebagai menantu, ada baiknya hal-hal yang sensitif dapat dikomunikasikan melalui pasangan kepada orang tuanya. Hal ini akan meminimalisasi potensi konflik antara mertua dan menantu.
  • Ada tips untuk mencairkan relasi setelah kami memberi pengertian pada mertua, Pak?
  • Kita juga bisa meminta pada orang tua atau mertua untuk berbagi pengalaman hidup mereka pada anak-anak agar menjadi inspirasi kehidupan. Dengan demikian, orang tua atau mertua merasakan kedekatan hubungan dengan anak-anak dan bisa memberikan kontribusi yang positif.
  • Baiklah. Kami akan mencoba, Pak. Terima kasih.
  • Selamat berjuang! Selalu libatkan Tuhan dalam setiap relasi. Ingat untuk mendoakan, mengampuni, dan berusaha memahami.