Bagaimana Menciptakan Tantangan Yang Seru dan Asyik Untuk Anak?

Bagaimana Menciptakan Tantangan Yang Seru dan Asyik Untuk Anak?
  • Salah seorang sahabat berkata, anak harus diberi tantangan oleh orang tua agar mereka siap menghadapi rintangan kehidupan. Bagaimana caranya menciptakan tantangan-tantangan yang seru dan asyik untuk anak? Anak kami usianya bervariasi, mulai dari TK A, SD kelas 3, SMP kelas 2, hingga SMA kelas 1. Ayah dan Ibu penggemar tantangan.
  • Pdt Wahyu 'wepe' Pramudya menjawab, Setiap fase kehidupan anak-anak memiliki tugas perkembangan tersendiri. Anak-anak harus belajar untuk menguasai keterampilan tertentu seperti berdiri, berlari, mengenali emosi diri, menyampaikan isi hati dan berelasi.
  • Setuju, Pak. Nah, bagaimana membuat tugas perkembangan anak?
  • Parents dapat memastikan tugas-tugas perkembangan anak-anak berlangsung dengan baik. Untuk detailnya, parents dapat googling di internet dengan kata kunci tugas perkembangan anak.
  • Oh banyak ya, Pak... Ini saya sedang googling.
  • Selain tugas perkembangan yang bersifat umum, anak-anak dapat diberikan kesempatan untuk menciptakan tantangan mereka sendiri dengan mendalami apa yang menjadi minat atau hobi mereka. Misalnya dengan mengikuti lomba-lomba tertentu. Lewat ini anak-anak juga akan belajar untuk berjuang demi kemenangan atau menerima kekalahan.
  • Iya. Kami sudah melakukan yang bagian ini. Apalagi yang penting, Pak?
  • Barangkali selain mengasah kemampuan keunggulan diri, anak-anak juga perlu belajar berelasi. Relasi adalah salah satu keterampilan penting sepanjang waktu. Tak banyak berguna apabila anak-anak cakap dalam banyak hal namun tak mampu berelasi baik dengan orang lain.
  • Iya ya... Keterampilan menjalin relasi itu memang penting. Kita sudah punya dasarnya dari Alkitab ya, Pak.
  • Betul sekali. Nah, Bapak dan Ibu tak perlu memikirkan tantangan khusus bagi anak-anak. Selama mereka menjalani hidup dengan bertanggung jawab, maka ada hal-hal yang dengan sendirinya menjadi tantangan.
  • Terima kasih, Pak.