Ingin Menciptakan Bonding (Kedekatan Relasi) dengan Anak-Anak? Ini 3 Cara Efektifnya!

Ingin Menciptakan Bonding (Kedekatan Relasi) dengan Anak-Anak? Ini 3 Cara Efektifnya!
  • Sebagai ibu yang bekerja, saya merasa tidak terlalu dekat dengan anak. Suami juga pendiam dan jarang berkomunikasi intens dengan anak. Dua hari lalu seorang sahabat menasihati kami untuk berjuang keras agar bisa dekat dengan anak supaya tidak menyesal seperti dia. Kisahnya sungguh memilukan. Saya sudah menceritakan ke suami. Kami berdua sepakat melakukan sesuatu yang berbeda. Bagaimana menciptakan ikatan dan kedekatan (bonding) dengan anak?
  • Terima kasih atas pertanyaan parents yang peduli akan kedekatan relasi dengan anak. Saya, Pdt Wahyu 'wepe' Pramudya, bersyukur pada Tuhan jika sudah muncul kesadaran untuk menyediakan waktu dengan anak-anak dalam rangka menciptakan bonding (ikatan) relasi yang makin dekat. Walaupun tidak menyebutkan berapa usia parents dan usia anak-anak, namun tak ada kata terlambat untuk membenahi relasi yang ada.
  • Iya, Pak. Bonding ini penting dan perlu diusahakan. Apa saja yang harus kami lakukan, Pak?
  • Pertama, dekatilah anak-anak dengan cara yang nyaman bagi mereka.
  • Cara yang nyaman bagi anak ini maskudnya seperti apa, Pak?
  • Nah, ini berbicara tentang apa yang membuat anak-anak merasa dicintai oleh orang tua mereka. Parents dapat kembali mempertimbangkan tentang bahasa cinta yang khas anak-anak di rumah. Apakah bahasa cinta mereka adalah pujian, waktu bersama, hadiah, tindak pelayanan atau sentuhan fisik?
  • Oh 5 bahasa cinta itu ya, Pak? Biar bisa mengasihi dengan tepat ya, Pak?
  • Bahasa cinta anak yang parents ketahui akan menyebabkan langkah pendekatan menjadi sangat efektif. Anak-anak merasa dan mengalami dicintai dengan cara yang mereka sukai, sehingga rasa nyaman dan keterbukaan itu muncul. Rasa nyaman dan keterbukaan adalah modal utama untuk menciptakan bonding parents dan anak-anak.
  • Dari mana bisa tau bahasa cinta mereka, Pak?
  • Amatilah dan konfirmasikanlah dengan anak-anak. Tanyalah kapan mereka merasa paling dicintai oleh parents? Dalam situasi seperti apa? Demikian sebaliknya parents juga dapat membuka diri agar anak-anak mengerti apa yang membuat parents merasa dicintai oleh mereka.
  • Amati dan konfirmasi ya, Pak...
  • Kedua, bonding itu membutuhkan waktu. Tapi waktu bisa berlalu tanpa tercipta bonding.
  • Wah ini yang sangat disayangkan kalau waktu berlalu begitu saja tapi tidak tercipta bonding! Apa yang bisa kami lakukan agar ini tidak terjadi, Pak?
  • Jadi, jangan sia-siakan waktu. Upayakan bonding lewat percakapan dan akvitas bersama anak-anak sesering mungkin. Dalam menciptakan bonding, lebih banyak waktu bersama akan lebih baik.
  • Memanfaatkan setiap waktu yang ada ya, Pak? Tantangan yang seru.
  • Tepat. Sekali lagi, jangan biarkan waktu berlalu sia-sia begitu saja tanpa tercipta bonding.
  • Lalu apa lagi hal ketiga, Pak?
  • Ketiga, menciptakan bonding itu mungkin tidak mulai dari titik nol.
  • Saya agak bingung, ini maksudnya apa ya, Pak?
  • Parents sudah hidup bersama dengan anak-anak untuk sekian tahun. Ada sukacita, tetapi pasti juga ada luka yang telah terjadi. Ini perlu parents ingat, menciptakan bonding itu tidak mulai dari nol, seolah-olah tak pernah terjadi apa-apa sebelumnya. Barangkali ada rekonsiliasi relasi yang harus terjadi. Saling mengakui luka dan memaafkan. Tanpa keterbukaan atas luka yang ada, tak ada masa depan bagi terciptanya bonding.
  • Iya juga ya... Mungkin anak-anak pernah terluka oleh kata dan laku kami.
  • Tak ada salahnya parents dapat memulai dengan pengakuan dan permintaan maaf kepada anak-anak jika selama ini ada hal-hal yang menyakitkan hati mereka. Ketika mereka mendengarkan hal ini, mereka akan belajar juga untuk meminta maaf atas kesalahan yang ada. Keteladanan itu seperti air, selalu mengalir dari atas ke bawah. Parents memulai dan besar kemungkinan anak-anak akan mengikuti teladan yang ada.
  • Ini yang perlu kami upayakan. Terima kasih, Pak.
  • Seperti Tuhan yang datang untuk memulihkan relasi kita dengan-Nya, mari berjuang untuk menumbuhkan kedekatan relasi dengan anak Berserah dan andalkan Dia selalu. Hikmat-Nya cukup tersedia untuk parents. Kasih-Nya melimpah untuk parents bagikan pada anak. Selamat berjuang parents! Yang terbaik masih akan datang.