Mengapa Anak Saya Tidak Bisa Mencapai Apa Yang Saya Impikan?

Mengapa Anak Saya Tidak Bisa Mencapai Apa Yang Saya Impikan?
  • Anak saya itu kurang bagus permainan pianonya. Alat musik lain yang dikuasai juga masih belum banyak. Prestasi akademik juga tidak cukup menonjol. Ya dia memang bisa main piano dan konser, tapi belum sampai sejauh impian saya. Dia juga sudah menguasai 8 alat musik selain piano, tapi saya ingin dia bisa menguasai 12 alat musik. Lalu di sekolah dia cuma ranking 3. Memang sih tidak pernah keluar dari 3 besar, tapi dia belum pernah rangking 1 berturut-turut. Saya ingin dia mencapai lebih banyak, tapi kenapa tidak pernah bisa ya sebanyak yang saya impikan ya? Ibu Pemimpi di Negeri Antah Berantah.
  • Pdt Wahyu 'wepe' Pramudya menjawab, Bolehkah saya berkenalan dengan anak Ibu yang luar biasa ini? Sejujurnya saya mengaguminya. Saya tidak tahu berapa usia anak parents, tapi saya bisa memastikan pada usia seperti itu kemungkinan besar saya tidak sehebat dia. Sampai usia 40-an ini, saya malah tidak bisa sama sekali main alat musik.
  • Ahem, Bapak bisa saja. Terima kasih atas pujian Bapak.
  • Mungkin juga satu hal yang ingin saya tanyakan ke Ibu, Apakah bapak dan ibu juga bisa menguasai 12 alat musik sejauh ini? Jika tidak, saya kuatir Ibu ’memakai’ anak untuk meneruskan impian pribadi yang tak pernah tercapai. Padahal, tentu saja anak-anak memiliki masa depan dan talenta sendiri.
  • Eh, oh, ahem...
  • Di sisi lain, hidup ini bukan melulu soal meraih prestasi dan keterampilan tertentu. Hidup ini juga terkait bagaimana hidup bersama dengan orang lain, menaruh simpati dan empati bagi orang lain. Hal-hal ini yang membuat hidup menjadi utuh. Sisi-sisi ini yang belum muncul dari pertanyaan Ibu.
  • Begitu ya, Pak?
  • Oh ya, barangkali ada saat di mana Ibu perlu bertanya, "Apa yang menjadi impian anak-anak?”
  • Benar juga, Pak. Saya akan tanya impian mereka setelah mereka pulang dari sekolah. Terima kasih.
  • Dra. Sintowati Soetanto, M.Pd. menjawab, Ini tambahan saran dari saya Kenali kekuatan anak anda dan bersyukurlah, Bu.
  • Iya, Bu.
  • Setiap anak memiliki sinarnya sendiri. Apa yang telah dicapai anak anda sangat bagus. Yang terpenting dalam perkembangan anak adalah keseimbangan otak kiri dan otak kanan, keseimbangan kecakapan intelektual dengan sosia, spiritual, emosional dan estetika. Kecakapan yang terintegrasi tersebut akan membuat anak anda lebih bahagia dan percaya diri.
  • Terima kasih, Bu.
  • Selamat bersyukur pada Tuhan dan mengapresiasi anak atas apa yang sudah dicapainya, Bu!