Bagaimanakah Peran Guru Dalam Mendidik Anak di Sekolah?

Bagaimanakah Peran Guru Dalam Mendidik Anak di Sekolah?
  • Saya seorang Ibu muda. Yang ingin saya tanyakan, bagaimanakah peran guru dalam mendidik anak di sekolah?
  • Pdt Wahyu ‘wepe’ Pramudya menjawab, Apa yang paling diingat anak-anak dari guru di sekolahnya? Materi pelajaran? Saya rasa tidak. Mayoritas mengingat karakter guru dalam kelas. Sebagian juga mengingat tentang bentuk perhatian yang diterima dari guru tersebut selama masa sekolah. Ini hal-hal yang saya dapatkan ketika berada di grup alumni sekolah tertentu. Ada satu hal lagi yang diingat murid-murid dari mantan gurunya, yaitu semangat atau passion untuk bidang yang diajarkannya. Semangat atau passion inilah yang terus teringat walaupun materi pelajarannya telah terlupakan. Tentu saja, saya tidak hendak mengatakan bahwa penguasaan materi ajar tidaklah penting. Penguasaan materi ajar penting, namun ada hal-hal yang tak kalah pentingnya.
  • Apa yang tidak kalah pentingnya itu, Pak?
  • Jika kita bertitik tolak dari pengalaman mengingat mantan-mantan guru, maka kita dapat menyimpulkan ada tiga peran yang penting dari guru di sekolah. Pertama, guru bertugas untuk memperhatikan pribadi demi pribadi, dan tidak melihat anak-anak sebagai sebuah kelas saja. Sentuhan pribadi inilah yang terpatri di hati.
  • Yang pertama, sentuhan pribadi. Oke. Kalau ada yang pertama, pasti ada yang kedua. Apa yang kedua ini, Pak?
  • Kedua, guru bertugas untuk menampilkan kecintaannya pada bidang ilmu tertentu. Kecintaan ini akan terlihat dalam semangat dan passion yang akan menginspirasi anak didik, sehingga akan menghasilkan ahli-ahli di bidang tertentu.
  • Ooh, begitu ya... Selain sentuhan pribadi, kecintaan pada bidang ilmu yang ditunjukkan, lalu apa ada yang ketiga, Pak?
  • Ketiga, guru bertugas untuk menjalani pekerjaannya dengan karakter yang dapat dipertanggungjawabkan. Tanpa karakter yang baik maka perhatian dan kecintaan pada bidang ilmu tak akan membekas di hati anak. Terima kasih dan salam hormat untuk setiap guru.
  • Saya ulangi ya, Pak? 1. Sentuhan pribadi 2. Kecintaan pada bidang ilmu 3. Karakter Akan saya sampaikan salamnya ke guru kelas anak saya, Pak. Terima kasih juga.
  • Ibu muda yang juga Parents, Saya, Dra. Sintowati Soetanto, M.Pd., juga akan menjawab Ibu dari sisi lain. Guru adalah profesi yang memiliki peran paling kompleks. Saya membaca sebuah ilustrasi di Google yang menunjukkan peran guru untuk abad ke 21 adalah sebagai adaptor, komunikator, orang yang visioner, pemimpin, pembelajar, teladan, kolaborator dan pengambil resiko. Terlepas dari semua peran yang penting dalam pertumbuhan siswa, yang terpenting adalah peran guru sebagai pembawa pesan yang berpengaruh pada kehidupan siswa.
  • Monggo, Bu. Saya kira tadi yang jawab hanya Pak Pendeta. Ternyata Ibu Sinta juga memberi jawaban. Eh iya, lalu maksudnya pembawa pesan yang berpengaruh pada kehidupan siswa itu gimana, Bu?
  • Pelajaran yang dihantarkan agar dikuasai oleh siswa hanyalah kendaraan saja. Yang terutama adalah pesan di balik pelajaran dan semua rutinitas guru. Pengaruh yang ditularkan guru dalam perjalanan kehidupan para siswanya itu yang penting. Seorang guru dikatakan berhasil apabila terjadi perubahan yang nampak dalam diri siswa, baik perubahan persepsi maupun perilaku.
  • Begitu ya... Saya lebih paham sekarang. Juga jadi lebih memahami dan menghargai peran guru. Terima kasih, Bu.
  • Terima kasih juga untuk pertanyaannya, Ibu muda. Selamat menjalankan peran orang tua di rumah. Sambil bersandar pada Tuhan dan percaya pada guru yang menjalankan perannya di sekolah.