BUKU
Cerita Kecil Orang Tua Dalam Alkitab
By Jawaban.com

Mazmur 128:1-4

Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN,

yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!

Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu,

berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!   

Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu;

anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu!      

Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki

yang takut akan TUHAN.

 

Menjadi orangtua dapat menjadi peristiwa yang sulit dan menakutkan, sekaligus paling membahagiakan untuk parents kerjakan.

 

Memberikan kasih yang tulus dan sejati kepada anak-anak bisa dilakukan tetapi terkadang tidak mudah dilakukan. Apalagi ketika anak mengecewakan. Seringkali di saat seperti itu, kasih dan marah bercampur aduk.

Tuhan banyak berbicara mengenai cara mendidik anak supaya mereka menjadi pribadi yang saleh. Hal pertama yang perlu Kita lakukan adalah mengajar mereka kebenaran Firman Tuhan. Di dalam Alkitab, ada kisah-kisah yang menunjukkan rasa sayang orang tua kepada anaknya, mari kita belajar dari tokoh ini:

 

ALLAH BAPA

 

Tentu kita semua tahu bagaimana besarnya pengorbanan yang Allah Bapa lakukan bagi manusia yang berdosa.

 

"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan memperoleh kehidupan yang kekal." (Yohanes 3:16).

 

Ayat ini membuktikan bahwa Bapa rela mengaruniakan Anak-Nya kepada parents semua. Pengorbanan-Nya yang besar, membuat Kita mengerti bahwa ketika Tuhan "menitipkan" anak, itu artinya parents juga harus rela berkorban.

 

Ajari anak-anak tentang arti pengorbanan. Tentang bagaimana Bapa sangat mengasihi kita. Lalu bagaimana hidup membalas kasih-Nya.

 

ABRAHAM

 

Parents paham betul bagaimana Tuhan meminta Abraham untuk mengorbankan anaknya yang tunggal. Anak yang lahir di masa tuanya, anak yang dijanjikan Tuhan sendiri.

 

Abraham dengan taat melakukan apa yang Tuhan mau. Dalam Kejadian 22:12, “Lalu Ia berfirman : "Jangan bunuh anak itu dan jangan kau apa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku."

 

Melalui tokoh Abraham ini, parents bisa belajar hidup taat dan takut akan Tuhan. Mari mengasihi anak-anak seperti Tuhan mengasihi kita. Anak-anak adalah titipan dari Tuhan, maka sepenuhnya bukan milik parents. Sudahkah memberikan yang terbaik untuk mereka sesuai ukuran Tuhan?

 

HANA

 

Hana adalah istri Elkana (dapat dibaca dalam I Samuel 1).

 

Waktu itu dia belum juga mengandung, dengan segenap hatinya dia meminta kepada Tuhan. Akhirnya Tuhan memberikan Samuel kepadanya. Maka Hana pun memberikan Samuel kembali kepada Tuhan.

 

Samuel dari kecil menjadi pelayan Tuhan dan nantinya ketika dia sudah dewasa, dia dipakai Tuhan secara luar biasa.

 

Yuk, ajar anak-anak menjadi pribadi yang takut akan Tuhan!

Berjalan bersama mereka untuk merasakan pengalaman pribadi dengan Tuhan.

Kasih yang tulus dan sejati, hanya bisa parents berikan kepada anak-anak di dalam takut akan Tuhan.

 

Parents harus takut akan Tuhan dulu. Lalu ajar anak-anak untuk juga takut kepada-Nya.

 

Parents perlu mengasihi anak-anak dengan kasih Tuhan. Membawa mereka mengenal Tuhan lewat pengalaman sehari-hari. Nanti anak-anak akan mengerti bagaimana kasih Tuhan yang sejati. Lalu mereka mudah mengasihi sesama dengan kasih yang tulus.

 

 

 

Disadur dari:

  • https://www.jawaban.com/read/article/id/2012/02/15/93/120214130721/Pelajaran-Kasih-Sejati-Orangtua-Dari-Tokoh-Alkitab
  • https://www.gotquestions.org/Indonesia/orangtua-yang-baik.html

Bagikan Pendapatmu