Mengenang Betapa Berharganya Keluarga Bersama Keluarga Cemara

Mengenang Betapa Berharganya Keluarga Bersama Keluarga Cemara

Sutradara: Yandy Laurens

Produksi : Visinema Pictures

Produser: Anggia Kharisma, Gina S. Noer

Penulis:  Yandy Laurens, Gina S. Noer
Pemeran: Ringgo Agus Rahman, Nirina Zubir, Zara Jkt 48, Widuri Puteri

Rating (Usia): Semua Umur

Genre: Drama, keluarga

Durasi: 110 Menit

Bahasa: Indonesia

 

Trailer:


 

“Harta yang paling berharga

adalah keluarga...

Istana yang paling indah

adalah keluarga….”

 

Lirik lagu ini sangat terkenal dan sangat menancap di benak karena menjadi lagu serial TV berjudul Keluarga Cemara. Kini dirilis kembali versi film layar lebarnya yang bukan hanya menjadi nostalgia, tetapi ada banyak nilai baik yang dapat parents nikmati bersama seluruh anggota keluarga.

 

Cerita bermula dari kondisi betapa beratnya Abah harus mengajak Emak, bersama kedua putrinya Euis dan Cemara untuk pindah ke sebuah desa terpencil di Jawa Barat. Musibah yang mereka alami adalah kebangkrutan Abah. Rumah dan seluruh harta disita. Mereka harus mencoba hidup baru, jauh dari hingar bingar kota metropolitan.

 

Ini sebuah keadaan yang sangat berat yang dialami Euis, yang duduk di bangku SMP dan mulai beranjak remaja. Teman-teman sekolah, dan hobi dance yang ia tekuni harus ia tinggalkan.

 

Sementara Abah dan Emak harus berjuang agar mereka bisa terus bertahan membiayai hidup dan sekolah anak-anak. Dalam keadaan seperti ini keluarga ini jatuh bangun melewatinya. Tentu bukan hal yang mudah, dan mereka juga tak jarang penuh keraguan dan keluhan menghadapi hal berat ini.

 

Menariknya dalam film ini, keluarga menjadi sebuah tempat yang paling tepat untuk mereka tetap bisa pulang, saling memeluk, dan menolong.

 

Film ini akan membuat parents belajar banyak hal mengenai arti penting sebuah keluarga. Mari ajak seluruh anggota keluarga menonton film ini sambil memetik hal-hal baik yang disampaikan.

Saksikan di Keluarga Cemara di iFlix.

 

Sudahkah saling mengasihi dengan kasih Kristus dalam keluarga?


Jika mutiara tiada tara adalah keluarga seperti lirik lagu tema film ini, apakah parents dan anak sudah melakukan upaya yang cukup dengan melibatkan Tuhan untuk menjaga keutuhan keluarga?