BUKU
Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212
By Lifelike Pictures

Sutradara: Angga Dwimas Sasongko

Produksi : Lifelike Pictures, Fox International Productions

Produser: Sheila Timothy
Penulis: Sheila Timothy, Tumpal Tampubolon, Seno Gumira Ajidarma
Pemeran:

  • Vino G. Bastian
  • Sherina Munaf
  • Marsha Timothy
  • Lukman Sardi
  • Dwi Sasono
  • Happy Salma
  • Marcella Zalianty
  • Yayan Ruhian
  • Yayu Unru
  • Dian Sidik
  • Cecep Arif Rahman
  • Teuku Rifnu Wikana

Rating (Usia): 13+

Genre: Action

Bahasa: Indonesia

Durasi: 123 Menit

 



Parents pasti ingat karakter Wiro Sableng ini. Baik dari novel yang terbit mulai awal 90-an hingga serial televisinya yang terkenal. Novel Wiro Sableng pernah masuk dalam daftar serial silat terlama dan terpanjang di Indonesia, dan masuk dalam Seratus Buku Sastra Indonesia yang Patut Dibaca Sebelum Dikuburkan (April 2009, penerbit: iBOEKOE).

 

Bastian Tito (lahir 23 Agustus 1945 – meninggal 2 Januari 2006), penulis novel Wiro Sableng adalah ayah dari aktor Vino G. Bastian yang memerankan langsung karakter Wiro. Film ini begitu spesial karena merupakan penghargaan terdalam seorang anak akan karya besar yang sangat legendaris dari sang Ayah.

 

Value (nilai) yang hadir di film ini berangkat dari apresiasi ini. Tentu ada kedekatan yang baik antara ayah dan anak lelakinya. Vino G. Bastian yang sangat menghargai karya sang ayah ingin berbagi nilai-nilai baik pula melalui film layar lebar yang merupakan adaptasi dari tulisan sang ayah. Vino dibantu Sheila Timothy (produser film yang juga merupakan kakak iparnya) dan Angga  Dwimas Sasongko (sutradara) bersama seluruh tim menampilkan Wiro Sableng dengan sangat menarik.

 

Cerita bermula saat Wiro yang sejak kecil diasuh oleh sang guru Sinto Gendeng ditugaskan melakukan perjalanan mencari Mahesa Birawa yang merupakan mantan muridnya yang telah menjadi penjahat. Wiro mendapat bekal ilmu silat, senjata Kapak Geni 212 dan berbagai pelajaran kehidupan untuk menjadi pendekar yang berkarakter baik. Meski tampilan karakternya yang terlihat sableng, dan kocak, namun Wiro berhati mulia. Perjalanan ini membuatnya menemukan sebuah nilai penting dalam kehidupan yang semakin membentuk Wiro menjadi pendekar sejati.

 

Film Wiro Sableng ini berbeda dengan cerita silat lain yang sering bertema balas dendam atau pelampiasan jurus yang penuh kekerasan untuk menonjolkan aksi. Wiro malah hadir sebagai sosok yang komikal karena kekocakannya dan penuh kasih kepada sesama, namun tegas terhadap kejahatan yang menimpa orang-orang lemah.

 

Sutradara juga terlihat tidak terlalu mengumbar unsur sadisme, tetapi menonjolkan keindahan seni beladiri yang menjadi kekayaan dan warisan nusantara. Ini merupakan salah satu film Indonesia terbaik yang pernah dibuat.


Cerita yang menarik, dengan penggarapan visual serta tata suara yang sangat memukau. Parents dapat belajar banyak dari kisah Wiro Sableng ini.

 

Mari memberi teladan kepada anak-anak dari nilai-nilai kebenaran Firman Tuhan untuk kehidupan mereka di masa yang akan datang.

Bagikan Pendapatmu